SMK Taruna Ganesha

Mencetak Taruna-Taruna Siap Kerja

Wednesday, Mar 10th

Last update:11:01:10 AM GMT

You are here: Berita Pilihan Kewirausahaan Bisa Diajarkan dan Dipelajari

Kewirausahaan Bisa Diajarkan dan Dipelajari

Kewirausahaan bukanlah hasil warisan atau bakat turunan orangtua semata. Kewirausahaan ini ternyata bisa diajarkan dan ditumbuhkan kepada anak-anak muda, terutama bagi mereka yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.

"Sebuah penelitian tahun 2006 menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan itu telah bangkit lagi di Indonesia ini," kata Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan pada acara seminar dan workshop kewirausahaan bagi guru ekonomi dan siswa-siswi SMA di Jakarta, Selasa (25/3).

Acara yang digelar oleh Program Studi Manajemen Universitas Paramadina Jakarta ini mengundang 150 guru ekonomi dan 300 siswa SMA se-Jakarta. Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan kepada siswa-siswi SMA. Acara ini menampilkan pembicara praktisi pengusaha Sandi Uno dan Anton Sutopo.

Survei yang dilakukan oleh Global Entrepreneurship Monitor menunjukkan, sekitar 19,3 persen penduduk Indonesia aktif dalam kegiatan awal kewirausahaan, sedangkan sekitar 17,6 persen lainnya memiliki usaha sendiri. "Angka-angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang mempunyai kegiatan kewirausahaan yang aktif," kata Anies Baswedan.

Itu sebabnya pemerintah dan kalangan akademisi seharusnya mendukung kelanjutan semangat kewirausahaan itu secara serius. Salah satu di antara dukungan itu, misalnya dilakukan melalui pendidikan kewirausahaan bagi siswa SMA ini.

"Usia ketika orang di SMA merupakan saat yang ideal untuk mengajarkan hal itu," kata Sandi Uno yang juga ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

Menurut Sandi Uno, kewirausahaan adalah masalah persepsi dan masalah kemauan untuk mengambil risiko, dan hal ini akan lebih efektif jika diajarkan lebih dini, pada mereka yang berusia masih muda.

Anton Sutopo pun juga sependapat. Ia menekankan perlunya para guru ekonomi mengetahui dan menguasai tata cara pengajaran kewirausahaan ini dan bagaimana mentransfer pengetahuan tersebut kepada anak didik mereka.

dikutip dari Kompas